PROFIL

Di era global, persaingan antar perguruan tinggi semakin terbuka. Mutu menjadi kunci sukses (key factor success) suatu perguruan tinggi agar memperoleh kepercayaan berkelanjutan (sustainable trust) dan berkonstribusi terhadap stakeholders (mahasiswa, orang tua, dunia kerja, pemerintah, dosen, tenaga penunjang, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan). Oleh karena itu, sejak dirumuskannya Strategi Jangka Panjang Pendidikan Tinggi (Higher Education Long Term Stategy, HELTS 2003-2010, penjaminan mutu (Quality Assurance) merupakan salah satu kebutuhan utama setiap perguruan tinggi.

Sebagai wujud komitmen terhadap penjaminan mutu, Universitas Pattimura mengembangkan apa yang disebut dengan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang ditandai dengan dibentuknya Badan Penjaminan Mutu (BPM) melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Pattimura Nomor : 248/H13/SK/2009, tanggal 25 September 2009. Pada tingkat Fakultas, Program Pascasarjana dan Program Pendidikan Dokter dibentuk Gugus Jaminan Mutu (GJM) yang terdiri atas : Komisi Koordinasi Kegiatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (K3SPMI) di tingkat Fakultas, sedangkan di tingkat Jurusan/Bagian memiliki Tim Koordinasi Kegiatan Akademik (TK2A), dan di tingkat Program Studi memiliki Tim Koordinasi Semester (TKS).